Salam senja

Telah ku jalani rindu yang tersembunyi dihatimu. 

Butiran-butiran perasaan yang tak pernah terbaca oleh waktu. 

Telah ku buktikan segenap perasaanku. 
Dalam cerita semu kini ku menanti kehadiranmu.

Ku yakin kau pun pasti tahu. 

Betapa air mata acap kali bertemu. 

Ku yakin kau pun pastu fahami. 

Tentang kerelaan hati yang pernah ingin kau beranjak pergi.

Biar ku titipka harapan pada bait-bait kenangan. 

Yang tak pernah lekang walau terpijak pedih kekecewaan. 

Semoga syahdu cinta secepatnya berkata pada bahagia lantas berganti redup gerhana cahaya purnama.

MKT, makassar, 22 maret 2013

Iklan

Tetesan Rindu

Betapa dahaganya jiwa.
Ingin setetes kasih sayang.
Kerinduan yang mendalam.
Membuat hatiku terasa gersang.

Ku sangka tetesan air mataku
sanggup menghalau rindu.
Namun semakin menyiksa kalbu.
Ku sangka dengan memandang fotomu
sanggup meringankan beban di dada.

Cintamu semakin gersang tanpa air kasih sayang
Setelah rindu untukmu.
Namun tak pernah tersambut oleh waktu.
Walau hanya sekedar sapaan.

MKT, makassar 1 maret 2013

DISINI AKU

Disini aku…
Terduduk memandangi langit malam.
Mencoba melukis bayangmu di antara jutaan bintang di langit.Disini aku…
Beratus-ratus meter jauh akan dirimu.
Memendam kerinduan yang tertahan dalam telaga cinta.

Disini aku…
Menjadikanmu mimpi terindah dalam setiap tidur ku.

MKT, Sul-Sel Soppeng, 4 sebtember 2013

Tahun baru di dalam kamar

Pergantian tahun, menjadi hal yang sangat di nantikan oleh banyak orang. Entah hanya saya yang merasakan tahun ini berlalu begitu cepat, atau mungkin semuanya pun merasakan hal yang sama dengan saya. Masih banyak hal yang saya belum raih di tahun ini, tapi, tahun ini sudah berakhir dengan cepatnya. Hanya saja, semua orang harus siap menanti segal hal yang akan datang, begitu pun saya, harus selalu siap untuk segalanya, dan menggapai hal yang belum tercapai sebelumnya.

Namun, di saat orang-orang sedang merayakan pergantian tahun dengan meriahnya. Saya sedang terbaring di atas kasur, dengan kepala yang di penuhi akan pertanyaan-pertanyaan , yang saya sendiri tidak tahu jawabannya.

Pertanyaan-pertanyaan itu yang membuat saya hanya berbaring di atas kasur, pertanyaan mengapa kebanyakan orang sangat gembira di hari pergantian tahun???, Bukannya pergantian tahun menandakan dunia ini sudah tua???, meninggalkan kenangan-kenangan???, apakah pergantian tahun harus indentik dengan perayaan???, masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang berputar-putar di kepala saya.

Saya tak tidak ingin menyalahkan siapapun, karena saya pun pernah menjadi pelaku di setiap pergantian tahun. Tapi hanya saja akhir-akhir ini kepala saya di penuhi akan pertanyaan-pertanyaan yang tak mampu saya pecahkan. Kegelisahan-kegelisahan menjadikan diri saya berbeda. Saya teringat ketika berumur tigabelas tahun, saat itu saya merayakan malam pergantian tahun di pulau papua, tepatnya di kota sorong,  yang di mana tahun baru itu adalah Sesuatu yang menggembirakan. Itulah saat-saat dimana saya membelanjakan semua uang yang saya miliki untuk membeli beberapa kembang api.

***

“ ari ayo pergi cari petasan “ ujar bapak saya

“ ayo!!! “ teriak saya dengan nada gembira

Itulah ajakan yang saya harapkan dari bapak saya. Setelah beberapa menit persiapan, pria berumur 53 tahun itu menginjak pedal gas kijang butut merah yang sedari pagi ia lap. Sore itu saya di ajak berkeliling untuk melihat-lihat kota sorong, tapi namanya juga anak-anak hahaha, mata saya tak lepas dari para penjual kembang api yang banyak bertebaran di tepian jalan.

Sampailah di saat yang saya tunggu-tunggu setelah berkeliling sekitar empat puluh lima menit. Setelah membuka pintu mobil, saya pun berjalan dengan cepat menghapiri seorang anak muda yang menjajakan beraneka raga jenis kembang api, seakan tak mempunyai rem sontak saja tangan saya mengambil beberapa kembang api, yang menurut saya paling bagus.

Pergantian tahun di kota sorong sangat meriah, dikarenakan penduduk asli berkerja keras untuk mendapatkan uang dan digunakan di akhir tahun. Saya sangat heran mereka rela menghabiskan uang puluhan juta hanya satu malam. Jika di lihat dari kehidupan mereka, bisa di bilang perekonomiannya menengah kebawah, tapi mereka tetap saja menghabiskan semua uang yang di miliki saat malam pergantian tahun.

Saya tak mengetahui pastinya, mungkin saja itu bagian dari budaya ataupun kebiasaan yang sudah di lakukan sejak lama.

***

Jangan salah sangka dulu, bukan dikarena kepala saya yang penuh akan pertanyaan, yang membuat saya terbaring tak melakukan apapun di malam pergantian tahun. Hanya saja saya sudah capek, dengan situasi di saat malam pergantian tahun. Kebanyakan jalanan di tutup dan di buatkan jalur alternatif. Kebetulan setiap kali malam pergantian tahun, pusat keramaian berada di icon Makassar yaitu, pantai losari.

Membayangkan malam tahun baru yang meriah, tapi karena akses menuju lokasi tak mampu untuk di tempuh, membuat saya di tahun ini tak merayakan. Ketika kita semua berfikir, untuk apa merayakan malam pergantian tahun??? Yang bisa di bilang perayaan-perayaan di tahun ketahun, sama saja! Prosesnya hanya membakar petasan ketika sudah waktunya, ngumpul bareng teman, atau misi para pencari selangkangan, hahaha.

Tapi tidak menuntut tahun depan, mungkin saja saya kembali menjadi pelaku malam pergantian tahun?, ataukah masuk di salah-satu kategori itu? Saya hanya bisa menunggu malam pergantian tahun untuk membuktikannya.

MKT

Zona Gemers

Warung kopi (warkop), dulunya di penuhi para penikmat kopi atau hanya orang yang sekedar datang untuk bersantai dan menikmati gorengan, salah satu menu andalan di setiap warkop, dulunya. Berbeda halnya wisnu, fatur, gafur dan tasbi, teman-teman saya ini mempunya tujua khusus datang ke warkop, bukan untuk sekedar menikmati minuman yang tertulis di menu, melainkan untuk bermain game. Mendatangi warkop adalah salah satu rutinitas mereka setiap hari, duduk dari jam 12 siang, hingga jam dinding yang berada di warkop berputar, hingga menunjukkan kembali angka 12.

“ retri mi!!! “

“ lompati!!! “

“ stun mi cepat!!! “

“ OK!! Back!! “

Teriakan demi terikan terlontar di sekitar saya, tak lain dan tak bukan para pemain game mobile lagends. Game yang saat ini lagi naik daun di kalangan anak muda. Tak jarang para pemain rela duduk berjam-jam untuk memainkannya,tak jarang pula mereka mengatur waktu untuk main bersama dalam satu pertandingan.

Game, game dan game itulah yang ada di otak mereka. Memikir bagai mana cara untuk menang. Mengejar peringkat teratas, adalah gengsi utama yang sulit di hindari teman-taman saya ini. Pasalnya, peringkat tertinggi menjadi pengakuan tersendiri, bahwa mereka telah mahir dalam memainkannya. Namun, lamanya berteman bersama mereka, membuat saya ikut terjerumus dalam lingkaran pergamean.

” ya.. Allah tolonglah hambamu ini, lepaskanlah hambamu ini dari teman-teman yang menjerumuskan ku dari lingkaran pergamean ini “ umpatku dalam hati.

Mungkin pada saat itu, tuhan telah mengutuk saya dan teman-teman saya, karena sudah tujuh kali pertandingan, tak ada kemenangan satu kalipun datang menghampiri. Membuat pringkat kami turun sangat jauh, sehingga kami semua harus berkerja keras, agar ketika pergantian season yang akan datang, peringkat kami tak jauh-jauh amat turunnya.

Tak ingin di permalukan, saya dan teman-teman saya mencoba peruntungan kembali, semoga saja di pertandingan yang satu ini kami mendapat kemenangan. Namun, kembali lagi, kami mendapatkan kekalah, memang kali ini dewi fortuna tak memihak kami. Karena kekalahan telak yang menghampiri kami, saya dan teman-teman sayapun memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.

MKT

Lenyap

Mula ku pandang kian ragu
ku berlari mengejarmu yang tiba-tiba menjauh.
Semuanya kulewati tak kenal takut.
Panas terik, Hujan deras ku abaikan demi engkau.

Aor mataku luruh saat melihat kau berada di hadapanku.
Semakin deras saat kau hilang bersama hembusan angin.

MKT, makassar 20 februari 2013

Jodoh di Tahun Ajaran Baru

664xauto-8-amalan-agar-cepat-dapat-jodoh-1603192

ilustrasi (kredit: gebeet.com)

Menjadi seorang mahasiswa, membuat diriku mempunyai banyak cerita yang abstrak ataupun teratur. Saat ini aku berada di semester akhir, di mana pertanyaan-pertanyaan yang sulit terjawab satu-persatu  terlontar menghantam kepalaku.

“ kapan lulusnya”

“ kapan nikahnya”

Kata-kata itulah yang bakalan sering terlontar ketika berada di semester akhir.

Tapi bukan soal pertanyaan-pertanyaan itu yang akan aku ceritakan, tapi, pengamatanku tentang “ ajang pencarian jodoh, dikala kampus-kampus membuka pendaftaran Mahasiswa baru (Maba). Disaat-saat inilah para senior-senior  mulai menebar pesona dengan sedikit kata-kata, yang membuat meyakinkan  para maba jatuh kepelukannya. Segala cara dilakukan mulai dari cara yang hanya menggunakan kata-kata atau bahasa mahasiswanya, “RETORIKA” seni berbicara untuk menyakinkan seseorang, cara diam-diam agar tidak ketahuan dengan teman-temannya, sampai menggunakan cara yang instan, yaitu, ilmu enteng jodoh.

Ketika maba memulai perkuliahan perdananya, seakan-akan mempunyai energi kepada para penghuni kampus yang lebih dahulu masuk. Seperti seekor burung elang yang mengintai mangsanya dari udara, ketika sudah mendapatkan mangsa, di situlah waktu untuk sang burung melesat kebawah untuk menangkapnya.

Seperti halnya teman-teman aku, sebut saja mereka Dery, dan Adit. Mereka inilah salah-satu dari banyaknya pemburu yang seakan-akan mempunyai energi ketika tahun ajaran baru, berburu seorang wanita menjadi rutinitasnya setiap tahun dan pasti ada saja wanita yang terlena oleh kata-katanya, yang jadi lucunya mereka berdua mendekati seorang wanita yang sama tanpa saling mengetahui.

***

“ kak mau ka cerita ini “ ucap adit (junior aku)

“ cerita apa itu dek?!! “ jawabku sambil menyeruput kopi

Cerita demi cerita berlalu, usut punya usut ternyata si adit ini menyukai salah satu maba yang sejurusan denganku, sebut saja namanya zaskia seorang wanita mempunyai mata yang besar dan bulumata yang lentik membuat wajahnya tak bosan untuk di pandang. Dia meminta saran kepadaku, “ kalau memang ko suka jangan lah ditunda, kejar cintamu walau apapun yang menghadang “ ucapku sambil menyeringai. Aku tau itu bukanlah sebuah saran melainkan motivasi, tapi semoga saja dengan motivasi yang aku berika ia bakalan mengejar cintanya.

“ tapi sudah meko menyatakan kah ke dia? “ tanyaku langsung

“ belum pi kak!! Masih bimbang ka sebenarnya “ jawabnya sambil tertawan dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal

Jauh sebelum adit bercerita kepadaku, aku kerap mendapatkan dia berbincang atau pun bercanda bersama zaskia, tak ada kecurigaanku, aku melihat selaknya kakak adik yang sedang berbicang. Begitupun dengan aku yang biasa bercerita bersama zaskia.

Adit kerap merasa bimbang di karenaka dia juga menyukai teman angkatannya, sebut saja Ayin  seorang wanita yang cantik, ramah dan disukai banyak orang. Salah satu kebimbangan adit adalah ayin yang belum ingin menjalin hubungan oleh siapapun, dikarenakan ia pernah mempunyai hubungan yang begitu rumit sehingga ia memutuskan untuk sementara tidak menjalin hubungan yang serius dengan siapapun.

***

“ mana kia?” Tanyaku ke salah satu maba yang sudah akrab denganku

“ pacaran kak!!! “ jawabnya

“ ah, ada mi pacarnya kh? Setauku, tidak ada pi!! “ Tanyaku keheranan

“ ih… ada mi kak!! Sama tawwa kak dery “

“ waddaw, cepat juga pergerakannya”  tutupku

Cepat dan tanggap, salah satu yang harus di miliki oleh para pemburu maba, karena tanpa adanya keahlian itu sudah pasti bakalan kehilangan target incaran.

Betapa terkejutnya aku mendengar perkataan sahabat zaskia, bawah zaskia sudah punya pasangan, seingatku kemarin aku masih sempat berbicang dan bercanda soal pasangan yang tak kunjung ada, kerap menjadi keluhkan zaskia. Tak banyak yang aku ketahui tentang dery, yang aku tahu hanya pergerakannya mendekati para maba, tak pernah terlihan dan pendekatanya sudah sampai mana akupun tak pernah mengetahuinya, aku mengetahuinya ketika si maba ini sudah jatuh kepelukannya.

Pada akhirnya adit melepaskan Zaskian, aku tak mengetahui alasan pastinya mengapa ia mengakhiri perjuangannya, dan setahu aku, adit belum mengetahui soal zaskia yang sudah jatuh kepelukan dery. Betapa gampangnya para pemburu maba ini mendapatkan hati sang incaran, hanya hitungan mingguan dan paling lamanya hanya hitungan tiga bulan, misi sudah terselesaikan dengan sempurna. Namun ketika misi telah tercapai, tak bertahan lama misi itupun tak lagi ada, seakan-akan hilang seiring berakhirnya hubungan. Begitulah kisah para pecari jodoh dikala tahun ajaran baru, ada banyak hal lucu yang terjadi dan tak terduga, aku hanya bias menggelengkan kepala melihat perilaku teman-tamanku yang haus akan belaian.

MKT